POHUWATO — Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor Universitas Pohuwato (Unipo), Hasman Umuri, S.Ip., M.Si., secara resmi membuka kegiatan Penerimaan Tamu Racana (PTR) dan Perkemahan Jumat, Sabtu, dan Minggu (Perjusami) Gugus Depan Ir. Soekarno dan Hj. Fatmawati Universitas Pohuwato.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri melalui aktivitas kepramukaan, sekaligus membentuk jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.
Dalam sambutannya, Hasman Umuri mengatakan bahwa kegiatan Pramuka tidak sekadar identik dengan perkemahan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu memimpin dan memiliki karakter yang kuat.
Menurutnya, berbagai aktivitas kepramukaan dapat melatih mahasiswa untuk bekerja sama, bertanggung jawab, mengambil keputusan, serta membangun sikap mandiri dalam menghadapi berbagai situasi.
“Lewat Pramuka, mahasiswa bisa belajar banyak hal, terutama terkait kepemimpinan dan pembentukan karakter. Nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama dan kemandirian yang diperoleh dalam kegiatan Pramuka tentu akan bermanfaat bagi mahasiswa, baik selama berada di kampus maupun ketika nantinya terjun di tengah masyarakat,” ujar Hasman.
Ia berharap kegiatan kepramukaan di lingkungan Universitas Pohuwato dapat terus dikembangkan dan menjadi salah satu wadah positif bagi mahasiswa dalam mengasah kemampuan di luar kegiatan akademik.
Sementara itu, Pembina Pramuka Universitas Pohuwato, Ahmad Hiola, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa pelaksanaan PTR dan Perjusami merupakan bagian dari upaya kampus dalam memfasilitasi minat dan bakat mahasiswa yang sebelumnya telah aktif dalam kegiatan kepramukaan sejak tingkat SMA.
Menurut Ahmad, keberadaan organisasi Pramuka di perguruan tinggi penting untuk memberikan ruang kepada mahasiswa agar pengalaman dan nilai-nilai kepramukaan yang telah diperoleh sebelumnya dapat terus dilanjutkan serta dikembangkan.
“Pramuka di Universitas Pohuwato ini merupakan upaya kami untuk memfasilitasi mahasiswa yang sejak SMA sudah aktif dalam kegiatan kepramukaan. Karena itu, ketika mereka masuk di perguruan tinggi, aktivitas tersebut tetap bisa dilanjutkan dan dikembangkan melalui wadah organisasi internal kampus,” jelas Ahmad.
Ia menambahkan, penguatan kegiatan Pramuka juga menjadi bagian dari upaya Universitas Pohuwato dalam meningkatkan kualitas kegiatan kemahasiswaan agar mampu bersaing dengan perguruan tinggi lain yang telah lebih dahulu aktif mengembangkan organisasi kepramukaan.
“Kami ingin Pramuka di Unipo bisa berkembang dan memiliki kegiatan yang aktif. Dengan begitu, mahasiswa memiliki pilihan organisasi yang dapat menjadi tempat mereka belajar, berproses dan mengembangkan kemampuan diri,” katanya.
Lebih lanjut, Ahmad berharap keberadaan Pramuka di Universitas Pohuwato tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa yang saat ini aktif, tetapi juga dapat menjadi salah satu daya tarik bagi calon mahasiswa.
“Harapan saya, dengan aktifnya Pramuka di Unipo, ke depan dapat meningkatkan minat calon mahasiswa untuk masuk ke kampus Unipo. Bagi mahasiswa yang sudah aktif ber-Pramuka, mereka juga memiliki wadah organisasi internal kampus yang dapat dipilih sebagai tempat belajar dan menempa diri menjadi calon pemimpin yang disiplin serta berkarakter,” pungkasnya.
Kegiatan PTR dan Perjusami ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kembali aktivitas kepramukaan di lingkungan Universitas Pohuwato.
Selain menjadi ruang pembelajaran nonakademik, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat kebersamaan, kepemimpinan, kedisiplinan dan tanggung jawab mahasiswa.
Dengan demikian, gerakan Pramuka di lingkungan kampus diharapkan tidak hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar, berproses dan mempersiapkan diri menghadapi kehidupan bermasyarakat.











