M-galeri.com, Pohuwato – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pohuwato kembali menyuarakan keluhan mereka terkait keterlambatan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang hampir setiap bulan tak kunjung cair tepat waktu.
Bahkan, hingga awal Oktober ini, TPP untuk sebagian besar ASN disebut sudah menunggak hingga tiga bulan dan memasuki bulan keempat tanpa kepastian pencairan.
Sejumlah ASN yang enggan disebut namanya mengungkapkan bahwa kondisi ini sudah sering terjadi sepanjang tahun berjalan. Mereka menyebutkan, keterlambatan pembayaran TPP bukan hanya kali ini saja, namun sudah menjadi rutinitas hampir setiap bulan.
“TPP kami sudah tiga bulan belum dibayarkan. Sekarang sudah masuk bulan keempat. Baru satu bulan yang cair kemarin. Padahal kebutuhan hidup terus jalan,” ungkap salah satu ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Pohuwato, Jumat (10/10/2025).
Menurut informasi yang beredar di kalangan ASN, keterlambatan ini diduga disebabkan karena anggaran TPP yang seharusnya disalurkan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pohuwato masih “tertahan” atau didepositkan di Bank SulutGo (BSG).
Dugaan ini mencuat setelah sejumlah ASN mengaku mendengar kabar bahwa dana TPP disimpan sementara di rekening bank guna memperoleh bunga sebelum disalurkan kepada pegawai.
“Katanya anggarannya di-deposit di bank. Dorang ambil bunganya dulu, baru nanti dibayarkan ke ASN. Kasihan kami yang kerja tiap hari tapi gaji tambahan ini tertunda,” ujar sumber lainnya.
Kondisi ini semakin memperburuk situasi keuangan para ASN di tengah tuntutan pekerjaan dan kebutuhan keluarga.
Sejumlah ASN berharap pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Pohuwato segera mengambil langkah tegas untuk menyelesaikan keterlambatan pembayaran TPP ini.
Mereka meminta Bupati Pohuwato meninjau langsung kebijakan pengelolaan keuangan di instansi teknis yang bertanggung jawab, agar hak-hak pegawai tidak terus tertunda.













