M-Galeri.com, Pohuwato – Syarif Mbuinga, melakukan kunjungan ke Kejaksaan Negeri Marisa pada Rabu (22/7/2026) guna mengonsolidasikan gagasan program “Jaksa Jaga Guru” bersama pihak kejaksaan dan PGRI.
Dalam keterangannya kepada pers, Syarif Mbuinga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kejaksaan Negeri Marisa yang dinilainya sangat komunikatif serta akomodatif terhadap berbagai ide dan gagasan terkait persoalan penegakan hukum di Kabupaten Pohuwato.
“Alhamdulillah, setelah kemarin kami berdiskusi banyak dengan rekan-rekan dari PGRI, kami menerima banyak masukan, terutama terkait fenomena yang saat ini sering viral di media sosial, yakni guru yang tersandung proses hukum akibat kontak fisik dengan siswa, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Hal inilah yang kemudian kami bawa menjadi bahan diskusi serius bersama Kajari Marisa,” ujar Syarif.
Menurut Syarif, gagasan “Jaksa Jaga Guru” merupakan aspirasi dari PGRI Pohuwato yang bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para guru dalam menjalankan tugas mengajar sehari-hari.
“Harapannya, program ini dapat menjadi wadah edukatif bagi para guru agar lebih aware dan berhati-hati dalam mengambil kebijakan maupun tindakan saat mengajar dan berinteraksi langsung dengan siswa,” imbuhnya.
Terkait tanggapan Kepala Kejaksaan Negeri Marisa atas kunjungan tersebut, Syarif mengaku sangat mengapresiasi respons positif yang diberikan oleh pihak kejaksaan.
“Alhamdulillah, ide dan saran dari teman-teman PGRI mendapat respons yang sangat baik dari Kajari Marisa. Dalam beberapa hari ke depan, kami akan menindaklanjutinya melalui pertemuan resmi antara ABPEDNAS Pohuwato, PGRI, dan Kejaksaan Negeri Marisa,” jelasnya.
Lebih lanjut, Syarif menegaskan bahwa program “Jaksa Jaga Guru” tidak hanya akan menyasar Kabupaten Pohuwato, tetapi juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi seluruh guru di Provinsi Gorontalo.
“Melalui rekan-rekan media, saya ingin menyampaikan bahwa kami berkomitmen agar ide dan gagasan ini dapat berdampak bagi semua guru di Provinsi Gorontalo pada umumnya,” tutup Syarif Mbuinga, Koordinator ABPEDNAS Gorontalo yang juga menjabat sebagai Senator Provinsi Gorontalo.












