Example floating
Example floating
Example 728x250
Hukum & Kriminal

Kecelakaan di PETI Tomula Mulai di Bidik, Pemilik Lokasi dan Saksi Bakal Dipanggil Polisi

×

Kecelakaan di PETI Tomula Mulai di Bidik, Pemilik Lokasi dan Saksi Bakal Dipanggil Polisi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

POHUWATO — Kecelakaan kerja kembali menjadi sorotan di tengah aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Pohuwato. Kali ini, insiden terjadi di lokasi PETI Tomula, Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, yang mengakibatkan tiga orang mengalami luka serius.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (2/9/2026), ketika sebuah ekskavator yang berada di lokasi pertambangan tiba-tiba tergelincir. Tiga orang yang berada di sekitar alat berat tersebut kemudian menjadi korban.

Kini, peristiwa itu mulai masuk dalam radar penyelidikan Kepolisian Resor (Polres) Pohuwato.

Humas Polres Pohuwato, Bripka Dersi Akim, memastikan personel kepolisian telah turun ke lokasi atas perintah Kapolres Pohuwato untuk melakukan langkah-langkah penyelidikan.

Tak hanya memeriksa lokasi kejadian, polisi juga berencana memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan. Bahkan, pihak yang disebut sebagai pemilik lokasi pertambangan juga akan dipanggil untuk memberikan penjelasan kepada penyidik.

“Sudah, Polres Pohuwato sudah turun atas perintah Bapak Kapolres. Ini bagian dari proses penyelidikan, termasuk nanti akan memanggil saksi-saksi, termasuk pemilik lokasi,” ungkap Dersi Akim, Sabtu (5/9/2026).

Namun, hingga kini polisi belum membeberkan secara terbuka mengenai hasil pemeriksaan awal maupun barang bukti yang telah diamankan dari lokasi kejadian.

Informasi yang dihimpun, ketiga korban masing-masing Rendi Suleman, Alexander, dan Ridwan Mbuinga. Salah seorang di antaranya disebut diduga merupakan operator ekskavator.

Kecelakaan disebut bermula ketika alat berat tersebut sedang dalam proses perbaikan. Pada saat itu, terdapat pekerjaan pengelasan pada bagian bucket ekskavator.

Posisi alat berat berada di kawasan tebing yang mengarah ke salah satu titik aktivitas penambangan. Dalam situasi tersebut, ekskavator tiba-tiba tergelincir hingga membuat tiga orang yang berada di sekitar alat berat mengalami luka serius.

Dampak kecelakaan tersebut tidak ringan. Salah seorang korban diduga mengalami patah pada bagian pinggang, sementara korban lainnya mengalami patah kaki. Satu korban lain dilaporkan mengalami sejumlah luka pada bagian tubuh.

Ketiga korban kemudian mendapatkan penanganan medis. Bahkan, salah seorang korban dikabarkan harus dirujuk ke rumah sakit di Kota Gorontalo untuk memperoleh perawatan lebih lanjut.

Masuknya kasus ini ke tahap penyelidikan kepolisian tentu menjadi perhatian, terutama untuk memastikan bagaimana standar keselamatan diterapkan di lokasi tersebut.

Pertanyaan mengenai siapa yang bertanggung jawab terhadap aktivitas di lokasi PETI Tomula juga menjadi bagian penting yang perlu dijawab melalui penyelidikan.

Pemanggilan pemilik atau pihak yang bertanggung jawab atas lokasi menjadi langkah yang dinilai penting untuk membuka informasi lebih terang mengenai aktivitas pertambangan sebelum kecelakaan terjadi.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *