M-Galeri.com, Pohuwato – Nama Ikbal Rasid belakangan menjadi sorotan setelah dikaitkan dengan dugaan aktivitas penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di kawasan pertambangan Dengilo. Menanggapi isu yang berkembang, Ikbal secara tegas membantah seluruh tuduhan yang mengarah kepada dirinya.
Menurut Ikbal, informasi yang menyebut dirinya sebagai pemasok BBM di wilayah tersebut tidak memiliki dasar yang jelas. Ia menegaskan bahwa aktivitasnya selama ini hanya sebagai penambang yang bekerja sebagaimana masyarakat penambang lainnya.
“Apa yang di tuduhkan itu tidak benar, sesungguhnya saya adalah penambang lokal sama seperti penambang yang juga sama beraktivitas,” ujar Ikbal.
Ia juga meluruskan berbagai informasi yang beredar terkait perannya di lokasi pertambangan. Ikbal menjelaskan bahwa dirinya tidak menjalankan aktivitas sebagai pengepul atensi sebagaimana yang dituduhkan sejumlah pihak.
“Terkait atensi,di sini saya tidak sebagai pengepul atensi ,tp saya adalah kordinator pengendalian dampak lingkungan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ikbal menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki hubungan apa pun dengan praktik distribusi BBM ilegal. Ia meminta masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
“Sekali lagi Saya bantah tegas. Saya tidak ada urusan sebagai pemasok BBM ilegal. Jangan sebar fitnah yang merugikan nama baik,” ujar Ikbal Rasid saat ditemui, Selasa 23/6/2026.
Bantahan tersebut muncul menyusul beredarnya berbagai tudingan yang mengaitkan namanya dengan peredaran BBM subsidi di luar jalur distribusi resmi.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum yang menyebut keterlibatan dirinya dalam persoalan tersebut.
Ikbal menyatakan kesiapannya apabila sewaktu-waktu diminta memberikan klarifikasi oleh pihak berwenang. Ia menegaskan tidak akan menghindari proses hukum apabila terdapat bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Kalau ada yang dirugikan, laporkan ke aparat. Jangan main tuduh di media sosial,” tegasnya.
Sementara itu, informasi mengenai pihak yang diduga terlibat dalam aktivitas pemasokan BBM di kawasan Dengilo masih belum mendapat penjelasan resmi dari kepolisian.
Atas tuduhan yang dinilainya tidak berdasar, Ikbal berharap pihak-pihak yang telah menyebarkan informasi tersebut dapat segera memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
“Nama saya dijaga baik-baik. Kalau salah, saya siap tanggung jawab. Kalau fitnah, saya lawan,” pungkasnya.













