M-Galeri.com, Pohuwato – Dalam waktu dekat, Kepala Desa Teratai Simson Hasan, menyatakan akan segera menyurati Pemerintah Daerah dan APH terkait aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Teratai-Bulangita yang hingga kini masih terus beroperasi.
Langkah tersebut diambil sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat yang terdampak langsung oleh aktivitas pertambangan tersebut.
Ia menilai, perlu adanya perhatian serius dari berbagai pihak agar persoalan ini tidak berlarut-larut dan menimbulkan dampak sosial maupun lingkungan yang lebih luas.
“Dalam waktu dekat saya akan menyurati Pemda Pohuwato dan APH perihal aktivitas Teratai-Bulangita yang saat ini terus beroperasi,” ujar Simson kepada sejumlah wartawan Rabu 25/02/2026.
Ia juga berharap Pemerintah Daerah bersama Aparat Penegak Hukum (APH) dapat memikirkan nasib masyarakat yang terkena dampak dari aktivitas PETI Teratai-Bulangita.
Menurutnya, penyelesaian persoalan ini harus mempertimbangkan semua aspek, baik dari sisi penegakan hukum maupun dampak sosial ekonomi terhadap warga sekitar.
“Dan saya pun berharap kepada Pemerintah Daerah maupun APH agar bisa memikirkan nasib masyarakat yang terdampak dari aktivitas PETI Teratai-Bulangita,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menginginkan adanya solusi terbaik yang tidak hanya berpihak pada penegakan aturan, tetapi juga memberikan jalan keluar bagi para penambang serta masyarakat yang terdampak langsung.
“Semoga ada solusi terbaik buat penambang dan masyarakat yang terkena dampak langsung dari aktivitas Teratai-Bulangita,” tutupnya.
Hingga berita ini diturunkan, aktivitas PETI Teratai-Bulangita dilaporkan masih berlangsung. Masyarakat pun berharap adanya langkah konkret dan dialog terbuka antara pemerintah, aparat penegak hukum, serta warga terdampak guna mencari solusi yang adil.











