M-galeri.com, Pohuwato – Tokoh masyarakat Kabupaten Pohuwato, Yusuf Mbuinga, menyampaikan imbauan kepada kelompok masyarakat yang berencana menggelar aksi unjuk rasa pada 1–7 Mei 2026 agar mempertimbangkan penundaan kegiatan tersebut. Rencana aksi diketahui bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional.
Dalam keterangannya kepada media, Yusuf Mbuinga menilai langkah penundaan perlu dipertimbangkan guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Pohuwato.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk memberikan ruang terhadap proses komunikasi antara masyarakat penambang dan pihak perusahaan terkait penyelesaian tuntutan yang telah disampaikan.
“Sebaiknya rencana aksi pada 1 sampai 7 Mei dapat ditunda sementara, sambil menunggu itikad baik dari pihak perusahaan dalam merespons tujuh tuntutan masyarakat penambang daerah,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan adanya potensi pihak-pihak tertentu yang dapat memanfaatkan situasi aksi massa untuk kepentingan lain, yang berisiko menimbulkan gesekan sosial di tengah masyarakat.
Oleh karena itu, menurutnya, langkah preventif melalui penundaan aksi menjadi penting dalam menjaga kondusivitas daerah.
Yusuf Mbuinga menegaskan bahwa penyampaian aspirasi merupakan hak masyarakat yang harus dihormati. Namun demikian, ia menekankan pentingnya pelaksanaan yang tetap mengedepankan keamanan, ketertiban, serta persatuan masyarakat.
“Kita tetap mendukung perjuangan tuntutan masyarakat penambang, namun mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketentraman daerah yang kita cintai,” tambahnya.
Pernyataan ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan seluruh pihak dalam menyikapi dinamika yang berkembang, dengan mengedepankan dialog dan solusi yang konstruktif.











