No Result
View All Result
Sabtu, 14 Maret 2026
  • Login
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Opini
Subscribe
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Opini
No Result
View All Result
M-GALERI.COM
No Result
View All Result
Home Daerah

Obat Ada, Harapan Sembuh Berujung Duka, Pasien Malaria di Paguat jadi Korban Pelayanan Buruk 

REDAKSI by REDAKSI
in Daerah

Foto : Ilustrasi.

194
SHARES
2.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

M-Galeri.com, Pohuwato — Kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Pohuwato kembali menjadi sorotan. Bukannya menunjukkan perbaikan, pelayanan justru dinilai semakin memburuk setelah seorang pasien malaria meninggal dunia yang diduga kuat akibat lambannya penanganan medis di Puskesmas Paguat.

Peristiwa ini bermula pada Kamis (15/01), saat Puskesmas Paguat menerima seorang pasien yang mengeluhkan sakit pada bagian kaki disertai sesak napas. Namun, alih-alih mendapatkan penanganan maksimal, kondisi pasien justru semakin memburuk keesokan harinya, Jumat (16/01).

Berdasarkan hasil diagnosa cepat (Rapid Diagnostic Test/RDT) yang dilakukan pihak Puskesmas, pasien dinyatakan mengidap malaria. Untuk memastikan hasil tersebut, pasien seharusnya menjalani pemeriksaan lanjutan melalui mikroskop. 

Sayangnya, pada saat itu tenaga kesehatan yang bertugas di bagian pemeriksaan laboratorium tidak berada di tempat, sehingga pemeriksaan lanjutan tidak dapat dilakukan.

Kondisi pasien yang semakin kritis membuat salah satu dokter Puskesmas meminta keluarga untuk segera merujuk pasien ke rumah sakit di Kota Gorontalo. Alasan rujukan tersebut karena obat penanganan malaria yang dibutuhkan diklaim tidak tersedia di Puskesmas Paguat.

Namun, setelah pihak keluarga melakukan koordinasi lebih lanjut, terungkap bahwa obat malaria yang dimaksud sebenarnya telah tersedia dan masuk ke Dinas Kesehatan Kabupaten Pohuwato sejak Rabu (14/01), atau sehari sebelum pasien datang ke Puskesmas.

Keluarga pasien pun berupaya menghubungi Kepala Puskesmas Paguat guna memastikan ketersediaan obat tersebut agar bisa segera dijemput dan diberikan kepada pasien. 

Namun sangat disayangkan, Kepala Puskesmas disebut enggan menjemput obat dengan alasan pasien sudah akan dirujuk ke rumah sakit.

Sikap tersebut dinilai mencerminkan buruknya respons dan minimnya rasa tanggung jawab pelayanan kesehatan terhadap keselamatan pasien. Puskesmas yang seharusnya menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan justru gagal memberikan penanganan cepat dan tepat.

Akibat keterlambatan tersebut, pasien akhirnya menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Aloei Saboe pada Jumat (23/01/2026) sekitar pukul 13.30 WITA.

Keluarga pasien menyampaikan kekecewaan mendalam atas pelayanan Puskesmas Paguat yang dinilai abai dan tidak sigap dalam menangani kondisi darurat. 

Mereka berharap kejadian ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan Dinas Kesehatan agar kelalaian serupa tidak kembali memakan korban jiwa.

Tags: Dinas KesehatankelalaianKorban MalariaPohuwatoPukesmas Paguat
Previous Post

Dukung Ketahanan Pangan, Pangdam XIII/Merdeka Kunjungi Desa Motolohu

Next Post

Pangdam XIII/Merdeka Tinjau Pani Gold Mine, Soroti Kerusakan Lingkungan di Luar Area Tambang

Next Post
Pangdam XIII/Merdeka Tinjau Pani Gold Mine, Soroti Kerusakan Lingkungan di Luar Area Tambang

Pangdam XIII/Merdeka Tinjau Pani Gold Mine, Soroti Kerusakan Lingkungan di Luar Area Tambang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Warga Iloheluma Diduga Dianiaya Kadesnya Sendiri Sampai Masuk Rumah Sakit

Januari 30, 2025

Pemuda Marisa Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya

Mei 17, 2023

Gegara Narkoba, 2 Oknum Anggota Polres Dan ASN Pohuwato Diduga Diamankan BNN Provinsi Gorontalo

Februari 27, 2024

Jika Tetap Ditertibkan Pemerintah, Limonu Hippy Akan Kerahkan 5 Ribu Masa Demo Penambang Jilid ll

Januari 5, 2023

Voly Ball di Desa Dulomo Resmi Dibuka

0

Kehadiran PT. PETS di Akui Dapat Meningkatkan Perputaran Ekonomi

0

Hadirnya Perusahaan Tambang, Tingkatkan Ekonomi Sampai di Luar Pohuwato

0

Tebing Tambang Emas Ilegal di Petabo Longsor, Satu Excavator Tertimbun Material

0

Tebing Tambang Emas Ilegal di Petabo Longsor, Satu Excavator Tertimbun Material

Maret 7, 2026

Kematian Mahmud Lihawa di Tambang Ilegal Bulangita Diselidiki Polres Pohuwato, Autopsi Dijadwalkan Senin

Maret 6, 2026

Tanpa Hujan, Jalan Teratai–Bulangita Tertutup Lumpur, Warga Soroti Aktivitas PETI

Maret 2, 2026

Aktivitas PETI Teratai-Bulangita Seolah Dibiarkan, Kades Teratai Siap Surati Pemda dan APH

Februari 26, 2026

Recent News

Tebing Tambang Emas Ilegal di Petabo Longsor, Satu Excavator Tertimbun Material

Maret 7, 2026

Kematian Mahmud Lihawa di Tambang Ilegal Bulangita Diselidiki Polres Pohuwato, Autopsi Dijadwalkan Senin

Maret 6, 2026

Kategori

  • Advertorial
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Peristiwa
  • Politik
  • Uncategorized

Site Navigation

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Advertisement

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Advertisement

© Copyright 2023 - All Rights Reserved | Proudly Hosted by Hestek Media

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi & Bisnis
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Opini
  • Advertorial

© Copyright 2023 - All Rights Reserved | Proudly Hosted by Hestek Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In